Kamis, 27 Juli 2017

Neni Moerniaeni Jadi Pembicara di Forum Walikota se-Asean

MANILA – Walikota Bontang Neni Moerniaeni menjadi pembicara di ajang Forum Walikota dan Gubernur se-Asean atau ASEAN Mayors Forum (AMF) di Shangri La the Fort, Kota Taguig, Metro Manila, Filipina, Kamis (27/07/2017.

Neni berbicara dan menjadi salah satu dari sekitar 500 delegasi yang hadir dan tampil sebagai narasumber utama pada sesi keenam

Pertemuan tersebut bertujuan untuk membuka komunikasi bersama Negara ASEAN ini guna menghadapi era globalisasi.

Acara yang menghadirkan Walikota dan Gubernur se-ASEAN berprestasi untuk berbagi tantangan dan pengalaman dalam mewujudkan agenda regional dan visi ASEAN serta membahas inovasi dan solusi.

Pada kesempatan tersebut Neni memaparkan materi tentang pemberdayaan perempuan dan mempromosikan tata kelola pemerintahan inklusif.

Disampaikan Neni, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang  memiliki visi untuk memperkuat Bontang sebagai kota maritim, berbudaya industri yang berbasis pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan untuk kemakmuran masyarakat.

Sementara misinya disebutkan dia adalah pencapaian Smart City melalui peningkatan SDM, Green City melalui peningkatan kualitas hidup, dan Creative City melalui kegiatan ekonomi berbasis sektor maritim.

Saat ini, kata dia, Pemkot Bontang berkomitmen untuk pengembangan sistem responsif gender dengan mengintegrasikan komitmen antara sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media.

Diharapkan, sistem tersebut dapat berkelanjutan dalam pengambilan kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak.

Bahkan, sebut Neni, 55 persen tenaga kerjanya merupakan perempuan, di mana mereka mendapatkan persamaan hak pekerja setara dengan pekerja pria.

"Termasuk perlindungan hukum terhadap kekerasan perempuan dan anak serta hak mendapatkan kesehatan yang sama," imbuh Neny.

Dengan menjadinya pembicara di AMF 2017 ini, Neni mengharapkan kebijakan gender saling terkait di tingkat regional dan pemerintahan daerah.

Neni juga berharap materi yang disampaikan menjadi pembelajaran mengenai upaya pemberdayaan perempuan dan pemerintah inklusif, agar selaras dengan roadmap ASEAN dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sekedar diketahui, saat ini Bontang menjadi bagian kota yang sudah tergabung dalam forum Compact Of Mayors bersama kota-kota lainnya seperti Bogor, Balikpapan, Jambi, Tanjungpinang, dan Sukabumi. *