Sabtu, 29 Juli 2017

Polling Metro Samarinda: Cagub Rita Teratas, Isran Noor Belum Terdongkrak

BONTANG - Hasil polling terbaru menjaring kandidat Cagub dan Cawagub dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 yang dilakukan Harian Metro Samarinda, menunjukkan angka yang cukup dinamis.

Terhitung terakhir pada Sabtu (29/07/2017), Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari menjadi kandidat yang paling banyak mendapatkan dukungan. Rita masih menguasai bursa bakal calon gubernur (cagub).

Mendapat tambahan satu suara, posisi Rita semakin kokoh di puncak. Perolehan suara sebanyak 50.787 yang dibukukannya selama pekan ini masih belum bisa dikejar.

Menguasai 29,38 persen suara dari total suara yang masuk di bursa cagub, posisi cagub dari Partai Golkar ini masih kokoh.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi yang berada di peringkat kedua masih belum bisa menggeser posisi Rita. Dengan jumlah 40.331 suara yang dikumpulkan Rusmadi, masih perlu banyak dukungan bagi Ketua Ikapakarti Kaltim untuk bisa kembali di posisi pertama.

Di bawah Rusmadi, di peringkat ketiga, ada Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Kandidat yang mencalonkan diri melalui Partai Demokrat ini telah mendapat dukungan 28.276 suara, atau sebesar 16.36 persen dari jumlah suara yang masuk di bursa bakal cagub.

Bagaimana dengan Isran Noor yang kerap disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan memenangi kontestasi tingkat provinsi lima tahunan ini?

Sayangnya, pada polling ini Isran Noor menempati posisi kedua dari buncit dengan 19.587 suara setelah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi di peringkat kelima dengan 6.533 suara.

Nampaknya tim jejaring Isran Noor belum maksimal membangun penetrasi kerja untuk mendongkrak popularitas Isran Noor yang kian merosot. Padahal jauh sebelumnya Isran Noor santer disebut sebagai kandidat Cagub Kaltim yang dinilai potensial.

Sementara itu, polling Metro Samaridan ini menempatkan mantan Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam berada di peringkat teratas dengan 16.844 suara atau 18,67 persen dari total suara yang masuk di bursa ini sebagai sosok yang dinilai ideal oleh responden untuk memasuki bursa bakal calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim.

Yang cukup mengejutkan adalah capapain yang berhasil didulang politisi PDI Perjuangan Awang Ferdian Hidayat yang menempati posisi kedua sebagai Cawagub dengan 16.500 suara.

Ferdian bahkan mampu melibas nama-nama beken yang selama ini digadang-gadang akan maju sebagai kontestan seperti Darlis Pattolongi, Syaharie Jaang, atau Bupati Penajam Yusran Aspar.

Soal nama yang disebut terakhir, nampaknya Yusran tak terlalu terpengaruh dengan hasil survei dan polling. Yusran disebut-sebut sudah melamar kader Partai Keadilan Sejahtera Hadi Mulyadi untuk berpaket dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2018.

Semakin mendekati hari-H, hawa helatan trengginas Pigub Kaltim 2018 memang semakin terasa. Dari bisik-bisik tetangga, kabarnya mantan anggota DPD RI asal Kaltim, Nursyamsa Hadits, disebut-sebut akan dilamar menjadi Cawagub mendampingi salah satu calon kontestan yang cukup berpengaruh.

Namun, apapun itu, polling ini belum final dan memang tidak sepenuhnya dapat menjadi indikator mutlak layak atau tidaknya seorang kandidat menduduki kursi panas Kaltim 1 dan Kaltim 2.

Kita masih terus menunggu kejutan-kejutan selanjutnya.