Senin, 31 Juli 2017

Profil Rusmadi Wongso Kandidat Cagub Kaltim, Anak Tukang Las dan Penjual Es Lilin

Rusmadi Wongso dalam sebuah acara peresmian panen raya di Kaltim
SAMARINDA - Namanya jarang mengemuka di lembar-lembar media cetak, pun di media digital. Namun siapa sangka pria ini punya prestasi yang sangat moncer. Dialah Rusmadi Wongso. Siapa dia?

Nama Rusmadi mulai ramai dibahas semenjak Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak (AFI) pada awal Juni (12/06/2017) lalu menyebut jika Sekretaris Daerah Kaltim ini layak menjadi Gubernur Kaltim menggantikan dirinya.

Saat itu AFI sedang mengikuti acara buka puasa bersama di rumah jabatan Sekretaris Daerah Kaltim ini. Kala itu AFI menyebut Rusmadi layak dan mampu untuk memimpin kelanjutan pembangunan di Kaltim.

Malam itu AFI secara blak-blakan "mempromosikan" Rusmadi. Ia menyebut Rusmadi sebagai figur berprestasi sejak ia dipercaya sebagai Kepala Bappeda dan Pelaksana tugas Sekprov Kaltim selama dua tahun.

Dari penelusuran yang kami lakukan, Rusmadi memang bukan profil sembarangan. Ia diketahui merupakan tipikal pekerja keras. Kerasnya hidup sudah pernah dia lalui. Ia bahkan pernah menjadi penjual es lilin keliling.

Dalam video profilnya yang kami dapatkan, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPP IKAPAKARTI) ini memiliki sekelumit perjalanan hidup yang sarat dengan pengorbanan.

Sejak kecil dia sudah berjibaku dengan kegetiran masyarakat kecil. Pria berkacamata ini dibesarkan di kawasan Pasar Sungai Dama, Samarinda. Disinilah ia merasakan kehidupan orang kecil.

Orangtuanya yang sehari hari berkaktifitas sebagai tukang las mewariskan etos kerja dan kedisiplinan yang luar biasa. Itulah pula yang mendorongnya tidak malu-malu untuk saban waktu berkeliling jualan es lilin.

Sepanjang daerah bilangan Sungai Damai sudah dia susuri sejak kecil. Berjalan kaki hal biasa baginya. Dengan etos kerja tersebut tak heran ia pun kini sukses meniti karirnya hingga dapat melanjutkan pendidikan keluar negeri.

Ia meniti karirnya dengan penuh pengorbanan. Tak heran ia pun sukses menjadi akademisi di Universitas Mulawarman sebagai Dekan Fakultas Pertanian. Di tengah kesibukannya, ia juga sukses mendulang gelar strata 2 di Universitas Gadjah Mada, dan pendidikan tertinggi bergelar Doktor ‎di Universitas Los Banos Filipina.

Kini semenjak dirinya secara resmi mendaftar sebagai kandidat Cagub di PDI Perjuangan dan Partai Nasdem Kaltim, beragam baliho dan spanduk yang memuat foto dirinya tersebar di sudut kota-kota di Kalimantan Timur.